Senin, 15 Maret 2010

Hati

Tadi malem nonton film,ada dialognya yang menyentuh.Kira-Kira begini dialognya,kita dikarunia Tuhan dua tangan untuk memegang,dua mata untuk melihat,dua kaki untuk berjalan,dua ginjal untuk menyaring makanan,tapi hanya dikarunia satu hati untuk mencintai.Iya bener banget tuh dialog.Satu hati untuk mencintai,satu hati untuk merasa dan satu hati untuk merasakan ketulusan.Tapi sekarang satu hati itu banyak digunakan untuk saling sikut,saling menjatuhkan,saling menyerang.Tidak ada lagi ketulusan untuk berbagi,untuk berkorban,untuk mencintai ,untuk berbakti.
Hati yang tulus sangat jarang ditemukan lagi di tengah belantara kehidupan yang sangat kejam ini.Padahal kan manusia hanya mempunyai satu hati.Apalagi yang disebut hati nurani,dan hati nurani itu ga bisa ditranplantasi kaya ginjal atau jantung atau mata.
Coba kalau hati nurani bisa ditransplantasi,aku pengen sekali hati nuraniku dituker sama hati nuraninya ibu Teresa misalnya,atau hati nuraninya Siti Fatimah anaknya Nabi Muhammad.Mereka adalah tokoh yang mengagumkan.Mempunyai hati nurani yang dijamin bersih.Bebas dari iri,dengki,persaingan yang kejam dan lain-lainnya yang menunjukkan keserakahan dan kekejaman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar