Senin, 30 Juni 2014

KULIAH DI UNIVERSITAS TERBUKA,SOLUSI TEPAT UNTUK MEMBERIKAN KESEMPATAN MENGENYAM PENDIDIKAN TINGGI BAGI RAKYAT INDONESIA




Di Facebook saya menjadi anggota di grup bidik misi untuk PTN dan PTS (nama grupnya  https://www.facebook.com/groups/infobidikmisi/). Dari grup ini dapat dilihat betapa banyaknya lulusan SMAdan SMK yang baru lulus  tetapi tidak bisa melanjutkan pendidikannya ke tingkat universitas karena terhalang biaya.
Pemerintah memang telah membuat program beasiswa seperti bidik misi,beasiswa unggulan Kemendiknas dan lain sebagainya.Tetapi kebanyakan beasiswa itu hanya diperuntukkan untuk siswa yang pintar dan memiliki prestasi akademis yang bagus.Lalu bagaimana dengan lulusan SMA dan SMK yang tidak pintar dan tidak memiliki prestasi akademis yang bagus tetapi ingin kuliah dan sama sekali tidak mampu untuk kuliah karena keadaan ekonomi orangtuanya yang tidak mendukung?
Universitas Terbuka sebenarnya bisa menjadi jalan keluar untuk mereka yang ingin kuliah tetapi terhalang biaya. Dengan sistem belajarnya yang mandiri,tidak perlu hadir di kelas dan pembelajaran bisa diakses lewat website di internet membuat Universitas Terbuka menjadi jalan keluar untuk lulusan SMA dan SMK bisa kuliah.
Universitas Terbuka adalah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ke-45 di Indonesia yang menerapkan sistem belajar terbuka dan jarak jauh. Sistem belajar ini terbukti efektif untuk meningkatkan daya jangkau dan pemerataan kesempatan pendidikan tinggi yang berkualitas bagi semua warga negara Indonesia, termasuk mereka yang tinggal di daerah-daerah terpencil, baik di seluruh nusantara maupun di berbagai belahan dunia.  Sistem pembelajaran UT memungkinkan belajar yang fleksibel kepada mereka yang tidak memperoleh kesempatan mengikuti sistem pendidikan tinggi tatap muka. Tanpa memandang kondisi mahasiswa, sistem belajar terbuka dan jarak jauh yang diterapkan UT membantu pencapain tujuan belajar karena:
·         tidak ada pembatasan jangka waktu penyelesaian studi dan tidak memberlakukan sistem drop out;
·         tidak ada pembatasan, baik tahun kelulusan ijazah SLTA maupun umur;
·         waktu pendaftaran (registrasi) leluasa sepanjang tahun;
·         ruang, waktu, dan tempat belajar yang fleksibel sesuai dengan kondisi mahasiswa;
·         penggunaan materi belajar multimedia, termasuk bahan belajar cetak baik yang dilengkapi dengan kaset audio dan video/CD, CD-ROM, siaran radio dan TV, maupun bahan belajar berbasis komputer dan internet.
Dengan jumlah mahasiswa aktif lebih dari 460.000, UT tergolong dalam “The Top Ten Mega University of the World” dan salah satu anggota sekaligus pendiri “The Global Mega-University Network (GMUNET). GMUNET didirikan pada tahun 2003 merupakan jaringan universitas terbuka seluruh dunia dengan jumlah mahasiswa yang terdaftar lebih dari 100.000 orang.( http://id.wikipedia.org/wiki/Universitas_Terbuka)
Universitas Terbuka  telah mendapatkan akreditasi, baik akreditasi nasional maupun internasional. Secara internasional, UT telah memperoleh Akreditasi Internasional dan Sertifikasi Kualitas dari the International Council for Open and Distance Education (ICDE) Standard Agency (ISA), dan UT telah mendapatkan sertifikasi ISO 9001:2000 dari Badan Sertifikasi SAI Global dan SGS. Di samping itu, sebagian besar program studi di UT telah mendapatkan akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan TInggi (BAN-PT)             .( http://id.wikipedia.org/wiki/Universitas_Terbuka#Sistem_Terbuka_.26_Fleksibel)
Universitas terbuka memiliki  memiliki empat fakultas dan satu program pascasarjana yang menawarkan lebih dari 30 program studi dengan jenjang yang bervariasi meliputi: Program Magister, Program Sarjana/S1, Program Diploma(D1, D2, D3 dan D4), dan Sertifikat.( http://id.wikipedia.org/wiki/Universitas_Terbuka#Fakultas-Fakultas_di_Universitas_Terbuka)

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Program Sarjana Strata 1 (S1)
·         Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
·         Pendidikan Bahasa Inggris
·         Pendidikan Biologi
·         Pendidikan Fisika
·         Pendidikan Kimia
·         Pendidikan Matematika
·         Pendidikan Ekonomi
·         Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
·         Bimbingan Konsling
·         Pendidikan Guru Sekolah Dasar(PGSD)
·         Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini(PGPAUD)
Program Sertifikat
·         Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA)[2]
·         Administrasi Pemerintahan Daerah[3]

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Program Sarjana Strata 1 (S1)
·         Administrasi Negara
·         Administrasi Niaga
·         Ilmu Pemerintahan
·         Ilmu Komunikasi
·         Sosiologi
·         Ilmu Hukum
·         Sastra Inggris Bidang Minat Penerjemahan
Program Diploma 4 (D4)
·         Kearsipan
Program Diploma 3 (D3)
·         Perpajakan
Program Diploma 2 (D2)
·         Perpustakaan

Fakultas Ekonomi

Program Sarjana Strata 1 (S1)
·         Ekonomi Pembangunan
·         Managemen
·         Akuntansi

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Program Sarjana Strata 1 (S1)
·         Matematika
·         Statistika
·         Biologi
·         Agribisnis Bidang Minat Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian/Peternakan/Perikanan
·         Ilmu dan Teknologi Pangan
Program Diploma 1 (D1)
·         Pengolahan Lingkungan

Program Magister( S2)
·         Ilmu Administrasi Bidang Minat Administrasi Publik
·         Manajemen
·         Ilmu Kelautan Bidang Minat Manajemen Perikanan
·         Pendidikan Matematika


Dengan adanya Universitas Terbuka ini sebenarnya pemerintah dapat memberikan pemerataan untuk semua lapisan masyarakat di Indonesia untuk bisa kuliah di perguruan tinggi.Memang sebenarnya kewajiban negaralah agar rakyatnya bisa  sekolah.Hal ini sesuai dengan bunyi pasal 31 ayat 1 UUD 1945 yang sudah diamandemen yang berbunyi “Setiap warganegara berhak mendapatkan pendidikan”. Seharusnya dengan adanya pasal 31 ayat 1 UUD 1945 yang sudah dimandemen,warganegara berhak untuk mendapatkan pendidikan sampai jenjang tertinggi.Pendidikan adalah hak mutlak untuk setiap warganegara Indonesia.
Sayangnya sebagian besar warganegara Indonesia tidak bisa kuliah karena adanya beberapa hambatan yaitu tidak mempunyai biaya,harus bekerja karena diharapkan menjadi tulang punggung keluarga,menikah dan akhirnya tidak waktu karena sibuk mengurus keluarga,sakit berat,di daerahnya tidak ada perguruan tinggi dan lain sebagainya.Universitas Terbuka hadir sebagai jalan keluar untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut.
Untuk yang tidak punya biaya,Universitas Terbuka menjawabnya dengan memberikan beasiswa Bidik Misi dan Beasiswa CSR(Corporate Social Responsibility).Selain itu uang kuliah di Universitas Terbuka yang bervariasi sesuai dengan jurusannya sebenarnya juga cukup terjangkau.Uang kuliah di Universitas terbuka bervariasi Rp 36.000,00  persks sampai yang termahal yaitu Rp 55.000,00  persks.Uang kuliah dihitung berdasarkan jumlah sks yang diambil.Contohnya FISIP UT jurusan Sastra Inggris Bidang Minat Penerjemahan,uang kuliahnya adalah Rp 41.000,00 persks.Jumlah SKS yang paling banyak bisa diambil adalah 24 sks.Jika ditotal biaya SPP untuk jurusan Sastra Inggris Bidang Minat Penerjemahan adalah 24 sksxRp 41.000,00 adalah Rp984.000,00.Selain SPP ,ada modul belajar yang sangat perlu untuk dimiliki.Modul ini adalah sebagai sumber bahan ajar sebagai penunjang utama kuliah.Sistem belajar di Universitas Terbuka yang tidak mengandalkan sistem tatap muka di kelas sangat bergantung pada modul tersebut.Modul bisa didapatkan dengan dibeli langsung di Toko Buku Online Karunika,membeli bekas milik mahasiswa senior yang sudah tidak dipakai,meminjam dan bahkan bisa dibaca di perpustakaan virtual yang dimiliki oleh Universitas Terbuka.Selain itu Universitas Terbuka memiliki kelas tatap muka yang tidak wajib serta kelas tutorial online.Semuanya membuat perkuliahan di Universitas Terbuka bisa diakses di mana dan kapan saja baik melalui modu maupun melalui website internet.Jadi jika tinggal di daerah yang tidak memiliki Universitas,bisa kuliah di Universitas terbuka.Bagi orang yang sibuk bekerja,Universitas Terbuka sangat ideal karena tidak wajib hadir mengikuti perkuliahan di kelas.
Selain itu kuliah di Universitas Terbuka sangat hemat,karena tidak ada ongkos angkot,uang fotokopi dan uang lainnya yang tidak perlu.Uang yanga ada bisa dihemat.ssangat cocok bagi rakyat Indonesia yang sebagian besar rakyatnya masih hidup dalam tingkat ekonomi yang berada pada tingkat menengah.
Oleh karena itu kuliah di Universitas Terbuka adalah salah satu solusi bagi pemerintah untuk memberikan kesempatan bagi rakyat Indonesia untuk bisa mengenyam pendidikan di bangku perguruan tinggi.

http://www.ut.ac.id/mahasiswa-dan-alumni/pengumuman/948-blog-competition-2014.html
"Tulisan ini dibuat untuk mengikuti lomba blog dari Universitas Terbuka dalam rangka memperingati HUT Universitas Terbuka ke-30

 http://www.ut.ac.id/

 http://fmipa.ut.ac.id/index.php/pengumuman/73-lomba



Tidak ada komentar:

Posting Komentar